You are currently browsing the monthly archive for December 2010.
Piala AFF 2010 sudah berakhir dengan Malaysia keluar sebagai juaranya untuk kali ini. Selamat untuk Malaysia.
Skor 3-0 di Bukit Jalil hanya mampu dibalas oleh Timnas Indonesia dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Alhasil, untuk keempat kalinya Indonesia menjadi yang nomor dua di turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara ini karena kalah agregat, Indonesia vs Malaysia (2-4).
Ada yang bilang timnas kalah mental, ada yang bilang timnas cuma jago kandang, tapi sebetulnya esensi kekalahan timnas Indonesia dari Malaysia jauh lebih banyak dari cuma sekedar ekspos kesalahan-kesalahan selama pertandingan.
Dari pertandingan final AFF kali ini seharusnya kita bisa sama-sama belajar banyak hal.
1. Naturalisasi.
Superiornya penampilan timnas di babak grup sebagai tim yang mencetak gol terbanyak di turnamen membuat banyak orang berdecak kagum. Konon banyak orang yang mulai memuji kebijakan naturalisasi pemain asing. Sebetulnya, naturalisasi bukan cuma satu-satunya faktor yang membuat permainan timnas kita jadi lebih baik. Toh klo kita lihat lagi, sebagian besar starting eleven masih merupakan pesepakbola produk dalam negeri.
Disini kita bisa sama-sama simpulkan sebenarnya bahwa kita punya potensi. Naturalisasi sebaiknya jangan kita jadikan tumpuan untuk memperbaiki timnas kita, tapi jadikanlah naturalisasi itu trigger & role model pengembangan sepakbola tanah air. Pada kenyataannya kemajuan sepakbola tanah air masih bergantung pada proses pengembangan bakat-bakat muda Indonesia. Jika proses ini lebih baik, pasti timnas kita akan lebih baik.
2. Kalah
Mengamini tulisan E.S. Tito di “Surat untuk Firman“, piala AFF kali ini bukan soal kalah-menang, tapi lebih ke tema pembelajaran dan motivasi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pembelajaran bahwa sukses tidak dapat diperoleh dengan instant dan motivasi bahwa kita bisa!
Di piala AFF 2010 ini kita juga bisa melihat bagaimana setiap “orang” ingin “menampakkan diri” karena tahu timnas sedang bagus-bagusnya dan di elu-elukan banyak orang. Kita lihat saja, apakah setelah “kekalahan” kita di final masih ada “orang-orang” yang titip nama di timnas.
3. Motivasi
Untuk saya pribadi final piala AFF ini bukanlah akhir bagi timnas Indonesia yang saya cintai. Ini adalah awal kebangkitan timnas Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, menonton pertandingan timnas Indonesia di piala AFF serasa menonton Liga Champion Eropa. Saya tidak bosan melihat ulang gol demi gol yang dibuat oleh timnas Indonesia dari babak penyisihan sampai final.
Mudah-mudahan rasa bangga ini bukan cuma ada dalam hati, tapi juga menjadi pelecut semangat dan teraplikasi pada diri saya dan setiap orang Indonesia yang sedang mengejar prestasi di bidangnya masing-masing demi kemajuan bangsa ini. Jika demikian adanya niscaya bukan cuma timnas yang akan lebih baik, perlahan tapi pasti Indonesia akan menuju kebangkitannya sebagai salah satu negara yang dihormati oleh dunia.
Tetap semangat timnas Indonesia! Menang ataupun Kalah, kami selalu ada di belakangmu!
-Pemain ke dua belas timnas Indonesia-
![]()
Merry Christmas everybody! Happy New Year 2011!
Selamat Natal & Tahun Baru semuanya….
Well, mungkin postingan kali ini seminggu terlalu cepat buat tahun baru, cuma tidak apa-apa lah yaa
Natal kali ini adalah natal ke empat saya di Jerman. Seperti biasa, natal di Jerman selalu diisi dengan gurihnya kacang-kacang mandel, renyah & hangatnya Kartoffelkuchen (gorengan ala Jerman yang konon terbuat dari kentang) & tentu saja “keramaian” di malam hari karena Weihnachtsmarkt (Pasar Malam Natal) buka setiap hari dari sebulan sebelum natal sampai beberapa hari menjelang malam natal.
Kedamaian malam natal di Eropa membuat saya berharap, hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Sejak tragedi bom di beberapa kota pada tahun 2000, yang terbesit di benak saya setiap kali natal adalah ketakutan dan pertanyaan, “Akankah natal di Indonesia kali ini aman tanpa ancaman bom ataupun gangguan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab?”
Pada hakikatnya, kita sebagai bagian dari Indonesia yang majemuk harus menghargai hari raya setiap keyakinan yang ada di negara ini. Ketika bulan Ramadhan berlalu dan sebagian besar WNI yang merupakan muslim bisa merayakan hari rayanya dengan tenang tanpa gangguan, petugas-petugas “wajib hadir” seperti polisi yang non-muslim tetap siaga mengamankan situasi. Sebaliknya, di natal kali ini saya berharap dan berdoa supaya setiap acara-acara yang diadakan oleh umat kristiani, baik protestan maupun katolik bisa lancar tanpa gangguan berarti.
Dan jika seburuk-buruknya nanti sampai muncul gangguan-gangguan yang tidak kita harapkan bersama, mudah-mudahan kita semua bisa bereaksi dengan kepala dingin dan tetap mengutamakan perdamaian & kesatuan diatas segala-galanya.
Yang terakhir,
Banyaknya perbedaan di bangsa Indonesia, yang salah satunya perbedaan keyakinan, harusnya tidak menjadi pelemah dalam setiap usaha & semangat dari setiap orang yang ingin melihat bangsa ini maju. Justru dengan banyaknya perbedaan, kita seharusnya mempunyai sikap toleransi yang lebih tinggi dibandingkan bangsa yang lain, kita seharusnya punya wawasan & sudut pandang yang lebih luas dalam melihat setiap permasalahan bangsa.
Saya yakin seyakin-yakinnya, suatu saat Indonesia akan mencapai titik dimana Indonesia akan menjadi salah satu bangsa terkuat di dunia. Indonesia akan jadi hebat tanpa kehilangan identitasnya yaitu bangsa dengan “isi” yang majemuk, tetapi saling menguatkan.
Berawal dari diri sendiri, saya berharap setiap elemen masyarakat bisa menjaga natal dan tahun baru 2010/2011 supaya tetap aman.
Have a blast christmas & new year 2011!
Indonesia vs Philippines (1-0) on AFF (Asean Football Federation) Suzuki Cup 2010 (Semifinal Leg 2)
Philippines vs Indonesia (0-1) on AFF (Asean Football Federation) Suzuki Cup 2010 (Semifinal Leg 1)
Indonesia VS Thailand (2-1) on AFF (Asean Football Federation) Suzuki Cup 2010 (3rd match – group phase)
Laos VS Indonesia (6-0) on AFF (Asean Football Federation) Suzuki Cup 2010 (2nd match – group phase)
With this result Indonesia qualified for semi-final and locked the 1st position on the group.
I´ll never forget this match! Indonesia VS Malaysia (5-1) on AFF (Asean Football Federation) Suzuki Cup 2010 (1st match – group phase)
(0-1) Nur Idlan Talaha 18′
(1-1) Muslim Putra Omar (own goal) 21′
(2-1) C. Gonzalez 33′
(3-1) M. Ridwan 52′
(4-1) A. Suyono 76′
(5-1) Irfan Bachdim 90′
Go go GARUDA!!!


